Singkong dan Keju

Pikiran jika selalu digunakan untuk berpikir positif pasti bisa menghasilkan suatu karya yang baik. Imajinasi berawal dari pikiran. Dan seperti iklan di televisi dari salah satu perusahaan rokok, “Imajinasi menghasilkan karya”. itu benar adanya.

Makanan singkong jaman dahulu terkenal sebagai makanan murah yang dikonsumsi kalangan ekonomi menengah ke bawah. Kemudian keju terkenal sebagai pelengkap makanan bagi orang-orang yang berkelas. Sampai tercipta lagu anak singkong yang laris di pasaran saat itu.

Jaman semakin maju, orang harus selalu berpikir kreatif agar bisa menghasilkan suatu produk yang bisa menjadikan mata pencaharian. Dan ternyata, industri yang berasal dari kreatifitas dan inovasi inilah yang justru memberikan dampak yang sangat luas dan melingkupi beberapa aspek.

Industri yang produknya dari hasil kreatifitas tidak akan ada matinya dan tidak terbatas. Seperti judul diatas, singkong dan keju, dua jenis makanan yang dulu bisa menunjukan status ekonomi orang yang mengkonsumsinya, jika diolah dengan inovasi dan kreatifitas tinggi menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi.

Singkong dan keju ini digabungkan menjadi makanan ringan namanya “singkong keju”, dan ada di Weleri, Kabupaten Kendal. Pembelinya pun berbagai kalangan, karena rasanya yang khas dan cocok untuk oleh-oleh.

Itu salah satu contoh hasil kreatifitas, imajinasi seseorang dan berdampak terhadap petani singkong, dan peningkatan kesejahteraan si pemilik warung singkong keju.

Sayang saya belum sempat meng update fotonya, karena harus buru-buru pulang karena sudah ditunggu teman-teman di rumah yang ingin menikmati singkong keju…..
Pesan saya, gunakan pikiran Anda untuk berkreasi, buat impian dan bergerak untuk mewujudkan impian itu, niscaya kesuksesan akan Anda raih…

%d blogger menyukai ini: