Asuransi dan Tabungan

Sejak dahulu sampai sekarang kehidupan manusia selalu tidak menentu. Tidak ada seorangpun yang tahu akan apa yang terjadi di kemudian hari, bahkan lima menit ke depan pun kita tidak tahu. Semua itu adalah kuasa Tuhan.

Risiko-risiko dalam hidup juga sering dialami, hal yang seringkali disebut musibah dalam kehidupan sehari-hari. Musibah adalah kerusakan/kehancuran atas aset yang disebabkan oleh bencana alam, sakit, wabah penyakit dan lain-lain. Sedangkan risiko adalah kemungkinan atau ketidakpastian yang menimbulkan kerugian/kehancuran atas aset.

Aset adalah segala sesuatu yang memiliki nilai ekonomi. Aset dapat dibedakan menjadi dua kategori, yaitu aset yang dapat dilihat (tangible) diantaranya rumah, mobil, hewan peliharaan, pabrik dan lain-lain. Kemudian aset yang tidak dapat dilihat (intangible) adalah keahlian, keterampilan, kepiawaian dan lain-lain.

Kedua kategori aset itu memiliki nilai ekonomi, yang harus dilindungi untuk meminimalkan kerugian. Maka itu muncullah yang namanya asuransi. Asuransi melindungi NILAI EKONOMI aset-aset tersebut.

Hidup manusia adalah aset yang paling berharga, karena manusia dengan keahliannya dapat membuat atau menghasilkan aset-aset yang lain. Namun manusia dapat menghadapi risiko seperti sakit, cacat, bahkan kematian yang mengakibatkan dia tidak bisa memperoleh penghasilan dan merugikan orang lain yang bergantung kepadanya.
Asuransi menyediakan perlindungan terhadap risiko itu.

MENGELOLA RISIKO

Risiko tidak dapat dihindari, namun dapat dikurangi atau diminimalisir. Cara mengelola risiko antara lain :

  1. Menghindari Risiko
  2. Mengendalikan Risiko
  3. Menerima Risiko
  4. Mengalihkan Risiko

Perusahaan Asuransi bergerak dalam bidang pengelolaan risiko ini. Namun seiring perkembangan asuransi mencakup dua klasifikasi yaitu asuransi jiwa dan asuransi umum. Asuransi sekarang juga merupakan salah satu instrumen menabung.

MANFAAT ASURANSI JIWA BAGI MASYARAKAT

1.  Mengganti program jaring pengaman sosial / perlindungan pemerintah : Dengan asuransi jiwa, maka permasalahan kesejahteraan sosial akan berkurang sehingga pemerintah dapat mengalokasikan dana itu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

2.  Meningkatkan stabilitas sosial masyarakat : Asuransi jiwa dapat meredam rasa cemas tiap individu terhadap masalah keuangan di masa depan.

3.  Menjadi sumber keuangan : Dana yang dikumpul oleh perusahaan asuransi dialokasikan untuk kesejahteraan masyarakat, seperti pembangunan jalan dan  infrastruktur pemerintah.

4.  Menyediakan Lowongan Kerja : Perusahaan Asuransi Jiwa dapat membuka lowongan kerja untuk banyak orang, seperti agen, karyawan, aktuaris, underwriter, akuntan dll.

5.  Asuransi Jiwa – Tabungan : Asuransi Jiwa merupakan salah satu cara menabung. Dengan membeli polis, pemegang polis didorong menabung secara berdisiplin untuk mempersiapkan kebutuhan dana jangka panjang.

6.  Asuransi Jiwa untuk kebahagiaan masyarakat : Jika kebutuhan finansial terpenuhi, maka individu dapat bahagia dan akan membuat masyarakat yang bahagia.

PERBANDINGAN TABUNGAN DAN ASURANSI

1. Keuntungan Finansial

  • Produk Tabungan berakhir apabila pemilik tabungan meninggal dunia dan ahli waris mendapat dana hanya sejumlah uang yang ditabung dengan tambahan sedikit bunga sesuai yang dijanjikan.
  • Produk Asuransi akan memberikan sejumlah dana kepada ahli waris sesuai yang tercantum dalam kontrak.

2. Keuntungan Lain

  • Produk Asuransi menawarkan pilihan investasi jangka panjang, seperti asuransi pensiun.
  • Mendorong untuk berhemat atau secara tabungan rencana semi wajib.
  • Membebaskan diri nasabah dari rasa kuatir akan masalah keuangan di masa depan.
  • Menjamin dana saat nasabah menginjak usia lanjut.

Untuk itu, Manulife Finansial Semarang Global siap membantu Anda untuk memberikan arahan perencanaan tabungan sesuai kebutuhan dan kemampuan Anda.  Apalagi untuk masyarakat yang berada di wilayah Kabupaten Kendal dan sekitarnya.

Silakan e-mail : steventimothy.soedibyo@gmail.com

%d blogger menyukai ini: